Dear my lovely daughter and son…
Tulisan ini mama persembahkan untuk kalian berdua, anak anak mama yang hebat, anak anak mama yang super, anak anak mama yang sangat sangat mama cintai.
Sambil memandang foto ketika kalian masih kecil, mama menulis di blog ini. Tulisan yang mama harapkan akan bisa menjadi kenang-kenangan untuk kalian nanti. Tulisan yang bisa membuat kalian melihat betapa cinta mama sangat besar untuk kalian berdua, buah hati mama.
Adek dan Kakak masih jelas diingatan mama, ketika pada tanggal 1 January 1999 papa di panggil pulang oleh Allah SWT. Dan masih terbayang jelas ketika mama menunggui jenazah papa di rumah sakit. Saat itu mata mama tidak pernah lepas dari jenazah papa dan berharap papa hidup kembali. Tapi keajaiban itu tidak terjadi ya nak..kita harus survive tanpa papa.
Pada saat itu, mama sempat berpikir apa yang harus mama jawab jika kalian bertanya “kemana papa ma?”, “aku kangen papa, ma” atau…. “aku iri orang punya papa dan aku tidak”, tapi Allah sangat berbelas kasihan ke mama, tak pernah sekalipun kalian meributkan masalah papa. Ketika ada yang bertanya kemana papa, kalian hanya menjawab papa sedang tidur(terimakasihku untuk adik, kakak dan saudara2 iparku, terimakasih karena sudah mau menjadi “papa” bagi ke 2 anak anak ku)
Belasan tahun sudah lewat, dan kalian sekarang sudah remaja. Mama sangat bersyukur memiliki kalian, karena kalian telah membuat hidup mama berwarna. Canda, tawa, tangis, marah, sedih, yang kita lalui sungguh merupakan semangat yang terus memompa mama untuk selalu berusaha membuat yang terbaik bagi kalian. Kalianlah yang telah membuat mama untuk tetap kuat dalam menghadapi tiap cobaan yang datang. Kalianlah yang telah membuat mama tetap berdiri tegak sampai saat ini.
Ditiap malam, ketika mama terbangun dan melihat kalian disamping mama, mama akan memeluk kalian dan mencium dahi kalian, karena mama sangat bersyukur kalian masih menemani mama, masih bersama mama dan masih menyayangi mama. Anak anaku sayang, mama ucapkan terimakasih karena kalian sudah menjadi bagian dari hidup mama. Terimakasih karena kalian banyak memberikan pelajaran ke mama bagaimana mama seharusnya bersikap. Terimakasih karena sudah sabar menghadapi mama dikala mama merasa capek dan mudah marah, terimakasih karena tidak pernah bosan untuk selalu menyayangi mama. terimakasih sudah berusaha menjadi anak yang baik untuk mama. dan maafkan mama karena tidak bisa menjadi orang tua yang sempurna.
Adek dan Kakak, jadilah kalian seseorang yang akan selalu tersenyum walaupun ada badai yang menerpa, selalu tertawa walaupun ada yang merendahkan, selalu merendah walaupun kemenangan sudah ditangan, selalu jujur walaupun berada dipersimpangan dan selalu mengingat Allah sebagai sang maha pencipta. (Ya Allah yang maha memiliki kesempurnaan, yang maha mendengar, yang maha pencipta,kabulkanlah doa kami untuk anak-anak kami)
Anakku... ingatlah selalu, walaupun kelak mama tidak lagi bersama kalian cinta mama kepada kalian tidak akan pernah hilang
Peluk dan cium buat kalian berdua

No comments:
Post a Comment